Selasa, 27 Februari 2018

Lihat Potensi Mahasiswa Komunikasi STAIN Parepare, Kosmik UNHAS Ajak Ikut Commfair

STAIN Parepare--- Jelang diselenggarakannya Communication Fair (Commfair) 2018 oleh Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) Universitas Hasanuddin (UNHAS), beberapa panitia Comfair  kunjungi kampus STAIN Parepare (26/02).

[caption id="attachment_7239" align="alignnone" width="459"] (Foto: Mahasiswa Kosmik Unhas tampil menjelaskan)[/caption]

Tepatnya di gedung auditorium STAIN Parepare, usai pembukaan kuliah. Mahasiswa kosmik Unhas menjelaskan tentang Communication Fair kepada mahasiswa STAIN Parepare khususnya program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Jurusan Dakwah dan Komunikasi.

Communication Fair merupakan salah satu agenda dari Kosmik Unhas yang dilakukan guna menjalin silaturahmi antar sesama mahasiswa komunikasi dalam lingkup se- Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Safran Fais salah satu panitia Commfair, “Kami ingin ada silaturahmi antara para mahasiswa komunikasi se-Indonesia”, ungkapnya.

[caption id="attachment_7237" align="alignnone" width="403"] (Foto: Safran Faiz, saat diwawancarai)[/caption]

Ia juga menjelaskan akan menghadirkan narasumber yang akan membahas tentang  isu-isu yang berkembang di masyarakat terkait aktivitas media. “Kami juga melihat adanya isu-isu yang berkembang di masyarakat apalagi tahun ini adalah tahun politik dan sekarang lagi berkembang isu tentang politaiment atau politik entertaiment makanya kami menghadirkan narasumber yang mengulas apa itu politik entertaiment”, jelas Safran.

STAIN Parepare yang menjadi target sosialisasi Commfair menjadi pilihan dikarenakan panitia melihat tingkat pertisipasi tinggi serta potensi mahasiswa yang dimiliki. “Sebelumnya kami mengadakan workshop Redaksi TRANS 7, kami melihat banyak mahasiswa STAIN yang ikut berpartisipasi. Selain itu, kami juga survey dimana di sini prodi ilmu komunikasi yang besar selain di Makassar”, tambah Safran. (lihat http://www.stainparepare.ac.id/2017/11/18/ikuti-workshop-eksis-jadi-jurnalis/ )

Rencananya Commfair akan dilaksanakan pada tanggal 5-7 Maret 2018 di kampus Tamalanrea, Universitas Hasanuddin. Selain menyajikan diskusi panel, talkshow, pemutaran film dan pameran karya juga mengadakan kompetisi essay dan anchor competition.  “Saya kemarin melihat ada video dari mahasiswa komunikasi STAIN Parepare menjadi reporter, itu sangat luar biasa juga. Makanya nanti kami harapkan ada kerja sama antara mahasiswa komunikasi STAIN maupun UNHAS karena kami sangat terbuka baik itu dari segi skill seperti fotografi, videografi, ataupun reporter”, harap Safran sebelum meninggalkan kampus STAIN Parepare.
Communication Fair 2018 merupakan manifestasi dari pertanggungjawaban lembaga keilmuan komunikasi dalam mengaji studi komunikasi kontemporer. Berkaitan dengan tema “Media Matters, Media Manners”, konten-konten kegiatan yang dihadirkan untuk mengaji persoalan wajah media hari ini. Sehingga pada penerapannya akan melibatkan pakar-pakar ilmu komunikasi serta praktisi komunikasi yang berpengalaman di bidangnya untuk wadah edukasi dan apresiasi bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi secara khusus dan masyarakat secara umum (Dikutip dari laman pendaftaran Commfair 2018 di  http://www.commfair.kosmik.org/ )

Senin, 26 Februari 2018

Kaitkan Kondisi Kekinian, Hamdanah Said Anggap Bimbingan Karir Semakin dibutuhkan

STAIN Parepare--- Dr. Hj. Hamdanah Said, M. Si menjadi keynote speaker pada pembukaan kuliah semester genap tahun akademik 2017/2018 yang berlangsung di Auditorium STAIN Parepare, Senin 26 Februari 2017. Dengan disaksikan oleh ratusan mahasiswa dan segenap dosen serta staf STAIN Parepare, para audience sangat antusias menyimak.



Pada kuliah umum ini, Hamdanah Said mengangkat judul Urgensi Bimbingan Karir Peserta Didik. “Mengapa pilihan saya jatuh pada judul ini karena saya mengaitkan dengan kondisi kekinian, bahwa dengan kondisi kekinian di era ini semakin banyak tantangan masa depan dan bimbingan konseling semakin dibutuhkan pada wilayah pendidikan bukan hanya pada pendidikan dasar, menengah bahkan juga perguruan tinggi.”, ujar Hamdanah Said saat diwawancarai usai pembukaan kuliah.



Teknologi dan Informasi yang semakin berkembang mengakibatkan peserta didik harus mampu mempersiapkan diri dari segala tantangan dan persaingan dalam dunia kerja. Peserta didik yang menempa diri pada sebuah lembaga pendidikan dimana diharapkan mampu menjembatani tercapainya harapan peserta di masa depan.

Hamdanah Said mengatakan pendidikan dan pembelajaran diselenggarakan bermaksud untuk mempersiapkan dan menghasilkan keluaran yang berguna baik  bagi dirinya maupun masyarakat serta siap mengisi formasi-formasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini berarti bahwa jurusan pada suatu lembaga kependidikan memiliki kualifikasi yang siap pakai baik secara akademik maupun secara profesional.

[caption id="attachment_7222" align="alignnone" width="300"] Foto: Dr. Hj. Hamdanah Said, M. Si[/caption]

“Nah, untuk mencapai kompetitif tersebut,  maka lembaga dan layanan bimbingan konseling koheren untuk memperkuat sistem pendidikan, fungsi pendidikan, dengan membantu peserta didik untuk berkembang sehingga mereka memiliki kemampuan memahami diri, transformasi diri, memiliki kematangan intelektual, kecerdasan emosional dan spiritual dan dapat mandiri berkompetisi meraih kesejahteraan dan kebahagiaan hidup dunia akhirat”, jelas Hamdanah Said.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa mahasiswa yang konsultasi dengan dosen penasehat akademik merupakan contoh dari bimbingan karir atau bimbingan konseling. Maka setiap mahasiswa diharapkan mampu mengenali potensi diri yang dimiliki. “Mahasiswa mampu menerima diri apa adanya, bisa melakukan aktualisasi diri dan perencanaan masa depan sesuai dengan kompetensi yang ada serta menangkap peluang yang ada bukan hanya di regional tetapi hingga ke internasional”, harap Hamdanah Said kepada mahasiswa STAIN Parepare.

Foto: (IM/NN)

Buka Kuliah Semester Genap, Ahmad S. Rustan Harap Semua Unsur Jadi Penegak Kode Etik

STAIN Parepare---Pembukaan kuliah semester genap tahun akademik 2017/2018 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare berlangsung khidmat di gedung auditorium STAIN Parepare (26/02). Diikuti oleh segenap civitas akademik STAIN Parepare mulai dari wakil ketua, kepala unit, para ketua jurusan, staf dan mahasiswa.

Laporan wakil ketua I bidang Akademik dan Kelembagaan yang diwakili oleh kepala kasubag STAIN Parepare menyampaikan persiapan dan kesiapan dalam mendukung proses perkuliahan pada semester genap ini. “Pertama, jumlah dosen pada jurusan Tarbiyah dan Adab, dosen tetap PNS (Pegawai Negeri Sipil) 88 orang, dosen tetap non PNS 22 orang, dosen luar biasa 5 orang, dosen lintas jurusan 3 orang. Jumlah rombel (rombongan belajar) 455, jumlah ruangan 24 kelas. Sementara jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, dosen tetap PNS 45 orang, dosen tetap non PNS 22 orang, dosen luar biasa 30 orang, jumlah rombel 527 dan jumlah ruangan yang digunakan 27 ruang kelas. Terakhir, Jurusan Dakwah dan Komunikasi, dosen tetap PNS 17 orang, dosen tetap non PNS 16 orang, dosen luar biasa 5 orang, jumlah rombel 232 dan jumlah ruangan yang digunakan 13 ruang kelas. Akumulasi jumlah dosen pada semester genap ini berjumlah 188 orang,  1017 rombel dan 63 ruang belajar serta sarana dan prasarana telah disiapkan”, jelas Nahar kepala Kasubag STAIN Parepare.



Sementara Ahmad Sultra Rustan selaku ketua STAIN Parepare berharap kepada segenap civitas akademik agar menjadi penegak kode etik. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa tidak perbedaan antara dosen maupun mahasiswa, semuanya harus sesuai dengan kode etik yang berlaku di STAIN Parepare. “Tidak ada  yang mementingkan hanya satu unsur. Semua unsur harus diintegrasikan. Mari kita senantiasa berada pada role of the game, mengikuti aturan yang ada. Ini adalah sesuatu yang membimbing kita untuk membiasakan diri, membentuk dan mengubah kebiasaan buruk kita”, ajak Ahmad Sultra Rustan saat memberi sambutan.



Hal ini pula sesuai dengan pernyataan Dr. Hj. Hamdanah Said, M. Si selaku keynote speaker pada pembukaan kuliah. Menurutnya mahasiswa harus berpakaian rapi guna membiasakan diri sebelum masuk pada dunia kerja yang penuh dengan persaingan dan tantangan.



Selain itu, Ahmad Sultra Rustan juga mengajak kepada dosen agar lebih membiasakan mahasiswa untuk melakukan riset guna menunjang kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir penyelesaian nantinya.

[caption id="attachment_7211" align="alignnone" width="300"] Foto: Penyerahan Absen Secara Simbolis kepada Para Ketua Jurusan[/caption]

Foto: (IM/NN)

Kamis, 22 Februari 2018

Penyerahan Penggunaan Anggaran Tahun 2018 Pada Masing-Masing Jurusan, Pusat, dan Unit

  

  

Parepare_ 22 Februari 2018 Ketua STAIN Parepare melaksanakan rapat bersama para Wakil Ketua, Ketua Jurusan , Kepala Pusat dan Kepala Unit tentang penggunaan anggaran kegiatan tahun 2018. dimana harapan Ketua STAIN Parepare kepada para Ketua Jurusan, Kepala Pusat dan Kepala Unit agar Penggunaan Anggaran di Tahun 2018 ini bisa efesiensi dan efektif. bukan hanya itu, Ketua STAIN Parepare juga langsung menyerahkan Penggunaan Anggaran Tahun 2018 Kepada Wakil Ketua III, para Ketua Jurusan, Kepala Pusat dan Kepala Unit.

Pengumuman Perbaikan KRS dan Perpanjangan Pembayaran Tahun ajaran 2017/2018 Genap

Sehubungan dengan masih adanya beberapa mahasiswa yang mengalami kendala terkait proses pembayaran dan pengambilan KRS sampai batas berakhirnya masa Pembayaran dan KRS  - semester Genap Tahun ajaran 2017/2018 pada tanggal 15 Februari tahun 2018 -, maka yang bersangkutan diberi kesempatan untuk mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Ketua Jurusan masing - masing untuk dipertimbangkan, dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Surat Permohonan ditujukan kepada Ketua Jurusan masing - masing,  selambat - lambatnya Tgl 23 Februari 2018 , Pukul 10.00 Wita , dengan menyertakan alasan keterlambatan.

  • Keputusan dan rekomendasi Ketua Jurusan atas status mahasiswa ( Kuliah atau Cuti ) bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, dengan mempertimbangkan faktor - faktor dan latar belakang penyebab keterlambatan proses Pembayaran dan KRS  tersebut.


 

TTD :




  • Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan STAIN Parepare

  • Ketua - Ketua Jurusan

Selasa, 20 Februari 2018

2018 Ormawa Operasionalkan Kendaraan Dinas

STAIN Parepare - Ajuan ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN Parepare M. Arafah tentang permohonan kendaraan operasional kegiatan Ormawa mendapat respon positif Ketua STAIN Parepare. 'ya kendaraan operasional akan direalisasikan lebih cepat pada tahun anggaran 2018 setelah revisi anggaran dilakukan dan paling lambat bulan mei kendaraan tersebut sudah diserahkan berupa satu unit motor, jelas ketua STAIN Parepare.

Ketua Dema menyambut gembira respon cepat dari Ketua STAIN Parepare. Arafah menjelaskan 'ajuan kami sebenarnya untuk program tahun anggaran 2019, alhamdulillah tidak menyangka realisasinya sangat cepat, ungkapnya. lebih lanjut dijelaskan tentang peruntukan kendaraan dinas Operasional tersebut berfungsi menunjang kelancaran kegiatan Ormawa yang berada dibawah jajaran Sema dan Dema STAIN Parepare. Adapun penanggungjawab kendaraan dinas diamanahkan kepada Ketua Dema dan Ketua Sema.

selain kendaraan dinas Operasional, setiap Ormawa akan diberikan satu Unit personal computer untuk menunjang aktivitas administrasi masing-masing Ormawa. Ketua STAIN menyampaikan harapannya 'semoga aktivitas Ormawa dapat meningkatkan performancenya dengan beberapa fasilitas penunjang tersebut.

Senin, 19 Februari 2018

Mahasiswa Adalah Mata Air

STAIN Parepare - Ungkapan ini disampaikan oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Pemberdayaan Alumni, dan Kerjasma STAIN Parepare Dr. Abu Bakar Juddah, M.Pd pada sesi materi hari kedua pelaksanaan Rapat Kerja STAIN Parepare yang dilaksankan di Villa Bogor Majene Sulbar.

'Jadikanlah mahasiswa sebagai prioritas utama dalam program kerja sebab tujuan utama Perguruan Tinggi membangun mahasiswa karena mahasiswalah yang menjadi sumber mata air sebuah perguruan tinggi'. Untuk itu melalui forum Rapat Kerja, wakil Ketua III pun mengharapkan agar seluruh program kerja prioritas bidang kemahasiswaan diakomodir dalam program kerja karena telah dimanahkan pada rakernas dan menjadi barometer penilaian kinerja bidang kemahasiswaan. Diuraikan pula beberapa program kerja unggulan nasional diantaranya Latihan Kepemimpinan dan pengembangan karakter mahasiswa, workshop kewirausahaan alumni, workshop kewirausahaan mahasiswa, perkemahan Wirakarya Pramuka, dan Student mobility program.

Lebih lanjut ditegaskan pula agar penetapan besaran anggaran pelaksanaan kegiatan nantinya tidak mengalami pemotongan, disesuaikan dengan besaran yang telah dituangkan dalam rencana anggaran kegiatan.



 

 

Ketua STAIN Parepare: Rumuskan Program Kerja Pada Pengembangan Keunggulan Spesifik

STAIN Parepare – Mengawali Rapat Kerja STAIN Parepare, Ketua STAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si menyampaikan materi  ‘Arah dan Kebijakan STAIN Parepare Tahun 2019’.

[caption id="attachment_7138" align="aligncenter" width="509"] Peserta Rapat Kerja STAIN Parepare Tahun 2018[/caption]

Beberapa hal penting disampaikan antara lain tentang evaluasi program kerja tahun 2017, program kerja pada tahun 2018 yang telah masuk dalam Rencana Anggaran Keuangan Lembaga, sekaligus memberikan arahan tentang rumusan program kerja tahun 2019.

[caption id="attachment_7139" align="aligncenter" width="479"] Ketua Panitia Raker 2018 Dr. Muhammad Saleh, M.Ag[/caption]

 

Evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2017, Ketua STAIN menyampaikan  rilis hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan setelah dilakukan audit dengan tingkat performance pelaksanaan kegiatan dan pelaporan telah mengindikasikan integritas yang baik dalam penggunaan anggaran, memang masih terdapat temuan ketidaksesuaian namun presentasenya kecil, meskipun demikian Ketua STAIN Parepare menegaskan agar semua pelaksana kegiatan melakukan upaya penyempurnaan dan perbaikan, terlebih mulai pada tahun 2018 seluruh laporan kegiatan harus berbasis digital.

Terkait program tahun 2019, mengamanahkan kepada seluruh peserta Raker agar rumusan program kerja melingkupi pendidikan, penelitian dan pengabdian, serta sarana dan prasana semuanya diharapkan memperkuat   keunggulan spesifik STAIN Parepare antara lain: memperkuat pengembangan program studi spesifik pada masing-masing jurusan, pacu akreditasi dengan target minimal lima program studi terakreditasi A, dan semua Program Studi menerbitkan jurnal.

Disampaikan pula bahwa Tahun 2018 telah dirintis penerimaan mahasiswa asing sehingga tahun 2019 STAIN akan menerima Dosen asing. Peningkatan Sumber Daya Manusia juga menjadi fokus kegiatan  antara lain pendampingan dosen untuk mencapai guru besar bagi dosen yang telah memenuhi persyaratan guru besar, serta peningkatan kompetensi dosen menyambut mahasiswa asing sebagai komitmen  STAIN Parepare menjalankan amanah Kementrian Agama dalam mewujudkan Internasionalisasi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri.

Bidang sarpras, juga disampaikan tahun 2018 akan dibangun gedung yakni Auditorium, kantor dan ruangan perkuliahan Jurusan Tarbiyah, kantor dan gedung perkuliahan  Fakultas ekonomi dan Bisnis Islam dengan total anggaran 40 miliar. sedangkan Tahun 2019 dicanangkan pengadaan perpustakaan digital pada lantai IV gedung perpustakaan sehingga perpustakaan STAIN Parepare menjadi pusat akses buku digital. Papar Ketua STAIN dihadapan seluruh peserta RapatKerja Tahun 2018.

[caption id="attachment_7140" align="aligncenter" width="471"] Suasana hari pertama Rapat Kerja STAIN Parepare[/caption]

Pelaksanaan Rapat Kerja Tahun 2018  berlangsung mulai tanggal 18 sampai 21 Februari 2018 bertempat di Villa Bogor Leppe Majene Sulawesi Barat. Ketua Panitia Dr. Muhammad Saleh,M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan raker ini mengangkat tema ‘peningkatan profesionalitas, melayani dengan ikhlas, wujudkan integritas’ dihadiri oleh peserta sebanyak 58 orang terdiri dari unsur pimpinan, kepala pusat dan sekretaris, Ketua Jurusan dan sekretaris, kepala unit, anggota senat, ketua program studi, dan Organisasi kemahasiswaan. (hq)

 

STAIN Parepare Gelar RAKER di Wisma Bogor Majene

STAIN PAREPARE – STAIN Parepare melaksanakan Rapat Kerja (RAKER) di awal tahun 2018. Dalam Rapat kerja ini, STAIN parepare mengumpulkan sejumlah lembaga pusat, Jurusan,unit dan bagian untuk membahas program yang akan dilakukan pada setiap jurusan, pusat, unit dan bagian dalam penganggaran tahun 2019 mendatang. Acara ini berlangsung  di Wisma Bogor Majene, Ahad s/d Selasa  (18 s/d 21 februari 2018). Rapat Kerja merupakan kegiatan tahunan yang membahas tentang rencana kegiatan dan anggaran untuk setahun yang akan datang. Dalam Rapat Kerja kali ini turut dihadiri oleh sejumlah civitas akademika STAIN Parepare seperti Ketua, para Wakil Ketua, Ketua & Sekretaris Jurusan,  Ketua & Sekretaris pusat dan unit, Kabag, kasubbag rektorat dan perwakilan dari lembaga kemahasiswaan.



Rapat Kerja kali ini membahas rencana kegiatan dan anggaran untuk tahun 2019 dan akan disampaikan secara menyeluruh ke Kementerian Agama  pada awal tahun 2018 ini, sedangkan rencana kegiatan dan anggaran untuk tahun 2018 sudah dibahas pada tahun lalu dan sudah  disetujui  untuk bisa dilaksanakan di tahun 2018. Dalam arahannya ketua STAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si sangat mengharapkan rapat kerja ini juga dijadikan sebagai rapat evaluasi mengenai program kerja yang telah dilaksanakan pada tahun anggaran 2017 bersama dengan capaiannya.

"Dengan rapat kerja kali ini kita mengharapkan bahwa di tahun 2019 kita dapat merencanakan rencana kegiatan dan menyusun anggaran secara profesional, dan dapat meningkatkan kualitas lembaga kita. Sehingga beberapa kebijakan penting untuk segera ditindaklanjuti oleh para pelaksana kegiatan mulai dari tingkat jurusan, pusat dan unit", ungkap Ahmad S. Rustan.



Dalam arahan ketua STAIN Parepare pada rapat kerja tahun anggaran 2019 dengan mengusung tema "Meningkatkan Profesionalitas, Melayani dengan Ikhlas, wujudkan integritas tertuang beberapa kebijakan antara lain: semua kegiatan pada tahun 2019 pelaporannya berbasis digital, perpustakaan berbasis digital sehingga segera diadakan komputer sebanyak  100 unit. Semua jurnal sudah berbasis jurnal digital dan setiap prodi harus memiliki jurnal. Kemudian dalam bidang akademik beberapa program yaitu pada tahun 2018 kita akan segera menerima mahasiswa asing sebanyak 20 orang . Semua mahasiswa diharuskan magang di pondok pesantren terutama bagi mahasiswa yang berasal dari sekolah umum.



Dalam bidang peningkatan kapasitas dosen beberapa program yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 yakni semua dosen wajib memiliki blog untuk memudahkan mahasiswa mengakses bahan-bahan ajar dosen  dan setiap dosen diharapkan untuk mendownload aplikasi absensi berbasis android untuk keperluan absensi mahasiswa di kelas dengan berbasis android. (Iskd)

Kamis, 15 Februari 2018

Panduan SPAN PTKIN 2018

Tutorial Pendaftaran SPAN PTKIN 2018



Panduan PDSS 2018 SPAN - PTKIN


DOWNLOAD FILE PANDUAN

[ct_button id="button_66" size="big" solid="0" link="http://www.stainparepare.ac.id/wp-content/uploads/2018/02/Panduan-PDSS.pdf" icon="" arrow="1" color="#" css_animation="" animation_delay=""]DOWNLOAD FILE PDF[/ct_button]


[ct_button id="button_79" size="big" solid="0" link="http://www.stainparepare.ac.id/wp-content/uploads/2018/02/Panduan-PDSS.pptx" icon="" arrow="1" color="#" css_animation="" animation_delay=""]DOWNLOAD FILE PRESENTASI[/ct_button]

 

SEKRETARIAT PMB STAIN PAREPARE

Gedung Persiapan

Kelas Internasional

Jl. Amal Bakti No. 8 Soreang Kota Parepare, Sulawesi Selatan

Lauching & FGD Sosialisasi Pendaftaran PMB-UM PTKIN

STAIN Parepare--- Menjelang penerimaan mahasiswa baru, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare melaksanakan  lauching sekaligus Focus Group Disscussion (FGD)  sosialisasi pendaftaran PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN), Kamis 15 Februari 2018.

[caption id="attachment_7015" align="alignnone" width="300"] (Foto: Menyanyikan Lagu Indonesia Raya)[/caption]

Kegiatan yang berlangsung di lantai 5 gedung Perpustakaan STAIN Parepare dengan dihadiri puluhan peserta utusan dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA sederajat) yang tersebar baik itu di dalam kota maupun dari luar kota Parepare.

Muhammad Djunaidi selaku panitia inti mengatakan pelaksanaan FGD ini dilakukan dalam rangka persiapan sosialisasi secara menyeluruh yang akan dilaksanakan beberapa hari mendatang. “Dalam penerimaan mahasiswa baru ini ada tiga jalur penerimaan yang dilaksanakan oleh STAIN Parepare yaitu jalur SPAN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional), kedua jalur ujian masuk, dan yang ketiga jalur mandiri”, jelasnya.

[caption id="attachment_7011" align="alignnone" width="300"] (Foto: Muhammad Djunaidi, ketua panitia inti menyampaikan laporan)[/caption]

Rencananya, ketiga jalur ini masing-masing telah ditetapkan jumlah presentase atau jumlah mahasiswa yang akan diterima yakni jalur pertama 35%, jalur kedua 40% dan jalur ketiga 25% dengan jumlah keseluruhan mahasiswa yang akan diterima sebanyak 1435 mahasiswa baru. Adanya pembatasan kuota penerimaan mahasiswa dilakukan guna menyinkronkan (penyesuaian) antara jumlah mahasiswa dengan kesediaan SDM (Sumber Daya Manusia) yang meliputi dosen serta kelas perkuliahan. Hal ini dilakukan guna memperoleh hasil yang lebih maksimal.

[caption id="attachment_7014" align="alignnone" width="300"] (Foto: Ahmad Sultra Rustan didampingi Muhammad Djunaidi, Sudirman L dan Zainal Said, Launching Pendaftaran PMB-UM PTKIN)[/caption]

Dalam sambutannya Ahmad Sultra Rustan selaku ketua STAIN Parepare mengungkapkan kepada peserta FGD berbagai kemajuan yang telah diraih oleh STAIN Parepare sekaligus mengungkapkan tugas utama sebuah perguruan tinggi yaitu tridharma perguruan tinggi: pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Di STAIN Parepare ini, untuk memenuhi amanat dalam rangka melaksanakan tridharma perguruan tinggi, maka kami berusaha melaksanakan kegiatan-kegiatan pendidikan yang benar-benar bermanfaat dan berdaya guna bagi masyarakat setelah mereka semua berubah menjadi  alumni”, ungkap Ahmad Sultra Rustan saat memberi sambutan.

[caption id="attachment_7013" align="alignnone" width="300"] (Foto: Peserta FGD Menyaksikan Video Sekilas tentang STAIN Parepare)[/caption]

Selain itu ketua STAIN Parepare juga memberikan informasi tentang berbagai macam program studi baru yang telah dimiliki STAIN Parepare seperti program studi pariwisata syariah yang hanya ada 2 di perguruan tinggi di Indonesia yaitu  universitas negeri Mataram dan STAIN Parepare

Jelang Masuk Semester Genap, Jurusan Dakwah dan Komunikasi Lakukan Pertemuan Akademik

STAIN Parepare--- Puluhan dosen jurusan Dakwah dan Komunikasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare  laksanakan pertemuan akademik di ruang seminar jurusan Dakwah dan Komunikasi, Rabu 14 Februari 2018.

Dihadiri oleh Ahmad Sultra Rustan ketua STAIN Parepare yang didampingi oleh Muhammad Saleh ketua jurusan Dakwah dan Komunikasi serta Iskandar sekretaris jurusan.



Ahmad Sultra Rustan menghimbau kepada dosen jurusan Dakwah dan Komunikasi agar tetap disiplin terhadap waktu mengajar. Selain itu ia juga mengajak dosen agar bekerja sama dalam penegakan kode etik dosen khususnyamahasiswa.

Tidak hanya itu, adanya himbauan terkait pembatasan jumlah SKS (Satuan Kredit Semester) dosen dilakukan guna memberi waktu jeda mengajar kepada dosen. “Saya harap teman-teman dosen jangan dibiarkan mengajar melebihi 20 SKS, maksimal 20 SKS saja”, ungkapnya. Hal ini dilakukan guna mengoptimalkan kinerja dosen dalam proses perkuliahan.

Rencananya pembukaan kuliah semester genap akan dilaksanakan pada tanggal 26 Februari mendatang. Nadia salah satu mahasiswa jurusan Dakwah dan Komunikasi mengaku lebih bersemangat dan lebih giat lagi dalam menghadapi semeseter genap ini. "Saya mempersiapkan mental untuk menghadapi semua hal yang baru di semester yang akan datang", ungkapnya saat ditemui di kantor jurusan Dakwah dan Komunikasi.

 

Selasa, 13 Februari 2018

FTC 2018 Jadi Ajang Sosialisasi Kampus

STAIN Parepare---Pembukaan FTC (Festival Tunas Kelapa Competition) yang dilaksanakan oleh Racana’ Albadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare dibuka oleh Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si ketua STAIN Parepare, Senin 12 Februari 2018.

                             

Acara pembukaan yang dilaksanakan di Auditorium STAIN Parepare dihadiri oleh Prof. Dr. H. Abd  Rahim Arsyad, M. A, Dr. Abu Bakar Djuddah, M. Si Wakil ketua III bidang kemahasiswaan dan kerjasama, H.Minhajuddin Ahmad ketua Kwartir cabang kota Parepare, serta  para tamu undangan yang turut hadir. Sebanyak 700 peserta yang yang hadir merupakan siswa SMA Sederajat dan SMP Sederajat lingkup sesulawesi selatan dan sesulawesi barat. Kegiatan FTC ini merupakan FTC yang keenam kalinya dengan mengangkat tema menjalin silaturahmi, semangat berkompetisi dan terampil dalam berkarya.

                  

(Kemah peserta, kegiatan berlangsung 12-17 Februari 2018)


Sapri ketua panitia mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai ajang sosialisasi kampus STAIN Parepare. ”Alhamdulillah dari FTC I, II, III, IV, V, ketua dewan saat ini merupakan alumni FTC”, ungkapnya. Tidak hanya itu, FTC kali ini juga dijadikan sebagai media untuk pemersatu serta meningkatkan keterampilan-ketarampilan bagi generasi muda bangsa yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa. H. Minhajuddin Ahmad ketua kwartir cabang kota Parepare mengungkapkan apresiasinya dan merasa bangga. “Kegiatan Racana' Albadi ini kembali memperlihatkan sebagai wujud kepeduliaan, merupakan langkah yang sangat luar biasa”, ungkapnya. Ia juga menambahkan agar trisatya diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara Ahmad Sultra Rustan ketua STAIN Parepare berharap agar pramuka yang ada di STAIN Parepare dapat mewujudkan tag linenya yaitu Satu Utuh Ceria Berkarya, “Ini tag line yang luar biasa, bukan hanya diucapkan tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari”, ungkapnya. Selain itu, dalam sambutannya ia juga memperkenalkan berbagai macam program studi yang ada di STAIN Parepare. Hal ini dilakukan dalam rangka menghadapi  penerimaan mahasiswa baru yang dibuka melalui berbagai macam jalur pendaftaran. Tidak hanya itu, ia juga menghimbau kepada peserta agar tetap objektif terhadap apapun hasil lomba yang diikuti dalam kegiatan FTC ini.



[caption id="attachment_6950" align="alignnone" width="429"] (Foto: Pengukuhan Pembina Mahir Tingkat Penegak Pandega, Muh. Jafar, S. Ag., M.A)[/caption]

 

Senin, 12 Februari 2018

Inspiratif: Utari Rustam, Peraih IPK Sempurna 4,00

STAIN Parepare---Rapat senat terbuka dalam rangka wisuda Sarjana dan Magister yang telah dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare pada hari Sabtu 10 Februari 2018, hingga saat ini menyisakan kenangan membahagiakan bagi setiap wisudawan/wisudawati. Khususnya Utari Rustam, peraih IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) sempurna 4,00 di akhir masa pendidikan jenjang strata satunya (S1). Wisudawati tebaik tahun 2018  yang memiliki Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 13.1300.004 dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) jurusan Tarbiyah dan Adab STAIN Parepare.

[caption id="attachment_6928" align="alignnone" width="428"] (Foto: Surat Keputusan Ketua STAIN Parepare, Daftar nama wisudawan/wisudawati Terbaik tahun 2018)[/caption]

Berhasil mendapatkan predikat sempurna membuat anak sulung dari pasangan Rustam dan Fatmawati ini tiada hentinya mengucap rasa syukur kepada Allah swt. “Alhamdulillah, saya bersyukur atas pencapaian ini. Saya merasa bahagia karena telah menyelesaikan program strata 1 dengan predikat terbaik”, ungkapnya saat diwawancarai via whatsapp.

Mendapatkan gelar IPK 4,00 tidak lantas membuatnya sombong dan lupa akan tanggungjawab dibalik sebuah penghargaan. “Predikat ini merupakan amanah dari kampus yang menjadi PR (Pekerjaan Rumah) seumur hidup. Bagaimana agar 4,00 ini bukan sekedar menjadi angka tapi bernilai lebih dari itu. Bagaimana agar ilmu dibalik IPK bisa berkah dan membawa manfaat bagi kami dan orang-orang di sekitar terutama masyarakat”, harapnya.



Saat ditanya bagaimana caranya bisa mendapatkan IPK sempurna. Di mana pada setiap mata kuliah mulai semester satu hingga semester delapan berhasil mendapatkan nilai A dari dosen pengajar di kampus. Wanita kelahiran Parepare 1 September 1995 ini mengaku ada 3 tips atas prestasi yang diraihnya. “Senantiasa minta kepada Allah swt 3 hal”, bukanya. Lebih lanjut ia menjelaskan tiga hal itu diantaranya: pertama, berdoa agar diberi kesabaran dan kerajinan. “Banyak hal yang harus terpenuhi , tugas, presentasi, organisasi, hobi dan istirahat. Kalau tidak sabar, banyak yang akan berhenti di tengah jalan”, terangnya.

Menurutnya kesabaran tidak akan berarti jika tidak dibarengi oleh kerajinan, “kerajinan itu akan mendatangkan kepandaian dan gabungan dari kesabaran dan kerajinan akan mendatangkan konsistensi sehingga kita bisa istiqomah terhadap apa yang kita perjuangkan”, jelasnya.

[caption id="attachment_6925" align="aligncenter" width="300"] (Utari Rustam, Sejak 2014 sudah menjadi pengajar di salah satu lembaga kursus yang ada di kota Parepare)[/caption]

Kedua tips selanjutnya adalah berdoa kepada Allah swt agar semua usaha maksimal yang telah dilakukan diberhasilkan. “Jangan ragu untuk minta diberhasilkan. Agar kuliahnya dilancarkan, agar pencapaiannya maksimal, agar hatinya kuat menerima apa yang sudah ditakdirkan. Jika gagal, mohon agar hati dilapangkan, jika berhasil mohon agar hati dihindarkan dari kesombongan”, ungkapnya.

Kemudian tips terakhir adalah meminta keberkahan. “Mintalah agar ilmu yang didapatkan dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk orang-orang di sekitar kita saat ini, besok dan seterusnya”, tutup tipsnya.



Ketika ditanya siapa sosok inspirasi hidupnya? Ia menjawab bahwa sosok inpirasinya adalah kedua orangtuanya. Ayahnya yang bernama Rustam seorang buruh pelabuhan dan ibunya Fatmawati seorang Ibu Rumah Tangga (IRT). “Saya selalu terinspirasi dari nasihat beliau. Beliau bukan lulusan universitas, hanya lulusan SMP sederajat. Namun, beliau sangat menguasai teknik mendidik agar bermental juara”, ungkapnya.

Menurut kedua orangtua Utari Rustam, gelar bukan hal utama tapi mental dibalik gelar itu. “Gelar bisa didapatkan oleh siapa saja yang sudah memenuhi persyaratan, namun mental tidak sesederhana itu , mental adalah kesiapan hati dan fikiran untuk konsekuensi gelar yang kita dapatkan dan gabungan dari kesiapan hati dan fikiran kita adalah kebijaksanaan”, ungkap Utari Rustam sebuah pandangan yang akan senantiasa diingatnya sepanjang hayat. Rencananya Utari Rustam akan melanjutkan pekerjaanya sebagai pengajar di salah satu lembaga kursus yang ada di kota Parepare dan berencana akan melanjutkan ke program magister (S2).


“Untuk rekan-rekan mahasiswa yang sekarang masih berjuang kuliah. Jangan bandingkan pencapaian Anda dengan pencapaian oranglain. Tapi bandingkan pencapaian Anda semester ini dengan pencapaian Anda semester kemarin. Anda harus menjadi lebih baik diri Anda yang kemarin” ~Utari Rustam~

 

 

Sabtu, 10 Februari 2018

Internasionalisasi PTKIN

STAIN Parepare---Antisipasi globalisasi harus disambut perguruan tinggi Islam khususnya 57 perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia termasuk STAIN Parepare.



Harapan ini ditegaskan oleh Dirjen Pendis Kementerian Agama RI dalam pembukaan rapat kerja di STAIN Parepare tanggal 10 Februari 2018. Hal ini disebabkan oleh karena potensi Indonesia sangat ideal menjadi rujukan dunia sebagai pusat studi Islam Dunia. Dengan demikian, Dirjen Pendis mengharapkan agar STAIN Parepare melakukan sinergitas pengembangan internasionalisasi dengan melakukan beberapa hal. Pertama, penerimaan dosen asing, sehingga dapat memperkuat networking akademik dan kelembagaan. Kedua, menerima mahasiswa asing untuk belajar Islam di STAIN Parepare. Ketiga, pembenahan kurikulum dan infrastruktur berstandar internasional, paparya dihadapan peserta rapat kerja STAIN Parepare

.

Internasionalisasi PTKIN

STAIN Parepare---Antisipasi globalisasi harus disambut perguruan tinggi Islam khususnya 57 perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia termasuk STAIN Parepare.

STAIN PAREPARE Luluskan 363 Wisudawan

STAIN PAREPARE— Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare menyelanggarakan wisuda Sarjana dan Pascasarjana Tahun Akademik 2018. Acara yang ditunggu-tunggu oleh seluruh calon wisudawan dilaksanakan di Auditorium STAIN Parepare  Sabtu 10 Februari 2018.

Sebanyak 363 lulusan program Sarjana dan Magister, teridiri dari 42 dari program Magister dan 321 dari program Sarjana diantarnya 202 orang dari Jurusan Tarbiyah dan Adab, 93 orang dari Jurusan Syari’ah Ekonomi Islam, dan 26 orang dari Jurusan dan Dakwah Komunikasi.

Upacara wisuda dilaksanakan dalam Rapat Senat Terbuka yang dipimpin lansung oleh Ketua STAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si yang dihadiri  Direktur Jendral (Dirjen) Pendidikan Islam Kemetrian Agama Republik Indonesia,  Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A. dan dihadri oleh Wali Kota Parepare yaitu H. Taufan Pawe, S.H, M.H.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan Ketua STAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si, Beliau selaku Ketua STAIN Parepare mengucapkan selamat atas kesuksesan yang telah diraih dan berpesan kepada wisudawan dan wisudawati bahwa kalian adalah HARAPAN. DI TANGAN MU ADA HARAPAN. DI PIKIRANMU ADA IMPIAN. DI HATIMU ADA MASA DEPAN. Kalian adalah ASET YANG TAK TERNILAI KARENA HATIMU  telah terkristalisasi visi dan misi STAIN Parepare untuk membangun bangsa, negara dan agama.

Acara dilanjutkan dengan Orasi Ilmiah yang dibawakan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA. Dalam orasinya menyampaikan bahwa mari kita menjaga kebangsaan dan merawat keberagaman kita. Indonesia hari ini sebagai pusat moderasi Islam dunia sebagai Negara muslim terbesar dunia yang memiiliki stabilitas ekonomi, politik, sosial itu tidak bisa terlepas dari kontribusi fundamental para alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Saya tekankan bahwa janganlah anda  merasa  puas atas apa yang telah anda capai, yakinlah bahwa tantangan kedepan semakin dinamis, semakin variatif, oleh karena itu kalian harus mampu mempersiapakan masa depan anda.ungkapnya.

Wali Kota Parepare, H. Taufan Pawe, S.H, M.H, dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran STAIN Parepare telah meperlihatkan langkah-langkah kongkrit menuju peradaban yang lebih maju, khususnya para intelektual-intelektual muslim-muslimah kita yang telah bermitra kepada pemerintah kota untuk mewujudkan kota parepare sebagai kota yang lebih religius.ungkapnya.

 

 

 

LPM RedLine Peringati Hari Pers Nasional

STAIN Parepare--Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) RedLine STAIN Parepare memperingati Hari Pers Nasional (HPN) di Aula Serbaguna STAIN Parepare (09/02). Setiap tanggal 9 Februari didasarkan pada keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985 telah dijadikan sebagai Hari Pers Nasional. Peringatan yang digelar oleh LPM RedLine ini juga dirangkaikan pengumuman lomba pemenang foto ponsel yang diikuti 40 peserta.

Dengan mengangkat tema lomba foto ponsel Lensa Eksotis, para peserta  mengirimkan karyanya melalui email kepada panitia. Foto yang dikirimpun adalah foto hasil shoot ponsel tanpa editan seperti filter. Ardan, mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris berhasil menjadi juara pertama. “Saya senang karena bisa dapat juara 1. Semoga ditahun-tahun selanjutnya RedLine masih tetap adakan lomba foto ponsel dan lebih wow lagi”, harapnya.



Sementara Muhammad Saleh selaku pimpinan redaksi LPM RedLine mengatakan acara ini sebagai wujud dari kecintaan terhadap pers. “Peringatan hari pers ini yang dirangkaian dengan lomba foto ponsel sebagai perwujudan kecintaan kami terhadap pers”, ungkapnya.

Tidak hanya itu, kegiatan yang dilaksanakan sebagai relaksasi terhadap perjalanan pers sekaligus sebagai kekhwatiran terhadap banyaknya media-media yang memberikan suguhan berita hoax. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi pelaku media agar tetap menjunjung nilai-nilai kebenaran.

Selasa, 06 Februari 2018

Pengumuman Kelulusan Kompetensi Mengajar ( Microteaching ) Dosen Tetap Bukan PNS

PENGUMUMAN


NOMOR : B- 218.a /STI.08/KP.00.2/02/2018


Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Bersama ini kami umumkan daftar yang dinyatakan lulus Kompetensi Mengajar Penerimaan Dosen Tetap Bukan PNS di lingkungan STAIN Parepare, dan untuk selanjutnya :

Mengikuti Ujian Wawancara yang dilakukan pada;

  1. Tanggal Pelaksanaan :  7 Februari 2018

  2. Jam Pelaksanaan       :  8:00 s/d selesai

  3. Tempat pelaksanaan :  Gedung Rektorat STAIN Parepare


 


























































































































































































































































































DAFTAR YANG DINYATAKAN LULUS UJIAN KOMPETENSI MENGAJAR
NONO PESERTANAMATEMPAT LAHIRTANGGAL LAHIRFORMASI KUALIFIKASi
12018-038Muh. Ihsan AnsariParepare21 Juni 1990Akuntansi
22018-030Andi Ayu FrihatniWatampone3 Februari 1992Akuntansi
32018-078AsnidarKading23 September 1989Akuntansi
42018-042Muhammad Kamil JafarUjung Pandang26 April 1993Antropologi
52018-006Muhammad ArifMaros27 Mei 1989Sejarah / Antropologi
62018-090RusdiantoKawarang23 November 1988Hukum Tata Negara
72018-122Azlan ThamrinWatampone14 September 1989Hukum Tata Negara
82018-001Hafida AmiruddinPinrang21 Maret 1991Kesehatan Masyarakat
92018-064Fausiah NurlanMonro-Monro30 November 1989Kesehatan Masyarakat
102018-115Nurul HudaLangkemme4 Januari 1990Manajemen SDM
112018-020Hj. NurjayaParepare2 Juni 1967Manajemen SDM
122018-142Muhammad SatarUjung Pandang11 April 1985Manajemen SDM
132018-084Mustika SyarifuddinParepare20 Maret 1991Pariwisata
142018-143TadzkirahBitung27 Oktober 1987Pendidikan Anak Usia Dini
152018-127Selis MeriemMerauke2 Oktober 1990Pendidikan Biologi
162018-065Ummul HasananhWatampone12 Maret 1991Pendidikan Biologi
172018-010MunawarahSebatik31 Mei 1993Pendidikan Kimia
182018-135A. Nurfajri IrwanSinjai28 Januari 1987Pendidikan Kimia
192018-133RositaPinrang29 Agustus 1990Pendidikan Fisika
202018-103Aria RezkiahUlo6 Maret 1987Pendidikan Fisika
212018-051St. Humaerah SyarifPinrang15 Januari 1990Pendidikan IPA
222018-139Muhammad ArsyadWatansoppeng7 Oktober 1988Pendidikan IPA
Mengetahui,
Ketua Panitia
ttd
Dr. H. Sudirman L, M.H
NIP. 19641231 199903 1 005

Catatan : Untuk informasi lebih lanjut panitia seleksi Dosen Tetap Bukan PNS STAIN Parepare,  Kampus STAIN Parepare atau kunjungi situs resmi :  www.stainparepare.ac.id

Panitia Penerimaan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil
Kepegawaian, Gedung Rektorat
Kampus STAIN Parepare , Jln. Amal Bhakti No.8 Soreang, Parepare
0421 - 21307  , mail@stainparepare.ac.id

Kontak Person  : Alief Anshari: 085246725513 # Isma 082187884804 #Amiruddin : 082 345 396 007 # Wawan : 081 142 209 15 # Aldi : 085399390108

Jumat, 02 Februari 2018

Calon Dosen Tetap Non PNS STAIN Parepare Ikuti Ujian CBT

Usai pengumuman kelulusan berkas dosen tetap non PNS (Pegawai Negeri Sipil) pada 31 Januari yang lalu, sejumlah pelamar yang dinyatakan lulus ikuti Ujian CBT (Computer Basic Test) , Kamis 02 Februari 2018.




CBT atau biasa juga populer disebut CAT (Computer Assited Test) dilaksanakan di gedung Laboratorium & ICT Center STAIN Parepare selama dua hari. Dr. H. Sudirman, L.H selaku ketua panitia mengatakan sebanyak  143 peserta ujian yang dinyatakan lulus berkas dari 219 berkas yang terkumpul.

Selama 3 tahun berturut-turut pihak STAIN Parepare telah melaksanakan rekrutmen dosen tetap non PNS guna memenuhi target kuota dosen baru. “Kuota dosen secara keseluruhan ada 70 kuota tapi sesuai kemampuan lembaga kami rekrutmen itu kita lakukan secara bertahap. Tahap pertama di 2016, tahap kedua 2017, dan tahap ketiga 2018 untuk memenuhi kuota itu”, ungkapnya saat ditemui lokasi ujian.

Hal ini dilakukan guna memenuhi SDM (Sumber Daya Manusia) tenaga pengajar khususnya program studi baru yang dimiliki STAIN Parepare.”Penempatan dosen-dosen yang kita rekrut ini akan ditempatkan pada program studi antara lain program studi akuntasi syariah, program studi PAUD (pendidikan Anak Usia Dini), program studi tadris IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), Hukum Tata Negara, pariwisata syariah, pengembangan masyarakat Islam”, jelas Muhammad Djunaidi wakil ketua I bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga yang turut hadir di lokasi ujian.

Ia juga menambahkan dengan adanya berbagai macam program studi baru akan memberi banyak pilihan kepada calon mahasiswa baru nantinya. “Banyak peluang untuk kuliah di STAIN, yang ada di umum sudah ada di STAIN”, tambahnya. Rencananya usai mengikuti tahap ujian CAT, peserta akan mengikuti tes keterampilan mengajar (microteaching) yang akan dilaksanakan pada  05 s/d 06 Februari mendatang. Salah satu peserta ujian Miftahul Khoir pelamar dosen pengembangan masyarakat Islam ini berharap bisa lulus test, “Yang ikut test ini pasti berharap supaya bisa lolos sebagai dosen tetap”, ungkapnya usai mengikuti ujian.

Kamis, 01 Februari 2018

Muhammad Djunaidi, Ingatkan SKPI pada Peserta Yudisium

STAIN Parepare---Yudisium atau penyerahan gelar kembali dilaksanakan di Aula Serbaguna STAIN Parepare, Rabu 31 Januari 2018. Sunandar, S. Pdi, MA selaku panitia mengatakan sebanyak 130 mahasiswa yang terdiri dari 90 orang dari jurusan Tarbiyah dan Adab, 28 orang Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam dan 12 orang jurusan Dakwah dan Komunikasi. Yudisium ini merupakan yudisium terakhir sebelum pelaksanaan wisuda. Rencananya, wisuda akan dilaksanakan pada tanggal 10 Februari mendatang .

         

Yudisium yang dihadiri oleh Muhammad Djunaidi, M. Ag selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah berhasil mencapai tahap ini. Ia juga mengingatkan kepada peserta yudisium agar mengumpulkan sertifikat penghargaan, sertifikat keterampilan ataupun SK Organisasi (Surat Keputusan)  yang pernah didapatkan sebagai kelengkapan  SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). “SKPI bisa dijadikan bahan pertimbangan melamar pekerjaan baik itu di pihak swasta maupun negeri”, ungkapnya saat memberi sambutan. Ia juga menambahkan agar berpijak dan menjunjung tinggi kebenaran serta menjadi pribadi yang bertanggungjawab. Salah satu mahasiswa yang diyudisium Nur Sakiah jurusan Tarbiyah dan Adab mengungkapkan rasa haru dan bangga atas pencapaiannya. "Setelah wisuda, tentu tanggungjawab akan semakin banyak. Terutama tanggungjawab atas gelar yang baru saja diraih. Semoga gelar sarjana ini dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain", harapnya.